orang yang mengalami gangguan jiwa masih mampu merasakan kesulitan / kesukaran yang dialami dan masih hidup dalam alam kenyataan. Sedangkan orang yang menderita sakit jiwa menganggap bahwa ia tidak sakit (merasa dirinya normal), kepribadiannya tidak terganggu, dan sebagainya. Dr. Zakiah Daradjat, dalam buku Kesehatan Mental yang ditulisnya, memberikan contoh - contoh gangguan jiwa itu sebagai berikut.
- 1. Neurasthenia (sakit payah)
Ciri - ciri neurasthenia ini antara lain: seluruh badan terasa letih,lekas merasa payah, sering marah / menggerutu, sulit berkonsentrasi, sering lupa, peka terhadap cahaya dan suara sehingga mengalami kesulitan untuk tidur.
- 2. Hysteria (pertentangan batin)
Ciri - ciri gangguan jiwa ini antara lain orang mengalami pertentangan batin antara berbuat dan tidak berbuat, tekanan perasaan yang menyebabkan kejang (cramp), hilang kemampuan bicara, dan lain - lain.
- 3. Psychosthenia (kurang kemampuan jiwa untuk tetap integrasi normal)
Ciri - ciri orang yang terkena psychosthenia antara lain sering mengalami phobi (rasa takut yang tak masuk akal)dan obsesif (dikuasai oleh pikiran yang tak bisa dihindarinya).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar